Senin, 03 Agustus 2009

easter island: bagaimana cara membuat patung moai?

Moai telah menimbulkan rasa ingin tahu sejak penemuannya pertama kali pada tahun 1722. Tidak ada satupun patung itu yang berdiri ketika para ilmuwan tiba di tempat itu. Patung-patung yang berdiri saat ini adalah hasil perbaikan dan penyusunan yang dilakukan oleh para ilmuwan. Pertanyaannya adalah, bagaimana caranya sebuah lingkungan masyarakat jaman batu membuat, mengukir dan memindahkan patung-patung itu ke tempatnya ? dan untuk apa ?

Saat ini kita dapat menemukan 900 moai di seluruh pulau paskah dengan tahapan konstruksi yang berbeda-beda. Beberapa patung memiliki berat hingga 80 ton masing-masing, dua kali lipat dari sebongkah batu Stonehenge di Inggris. Dan luar biasanya, tempat berdirinya patung itu berjarak sekitar 16 km dari tempat asal batu itu diambil. Bagaimana mereka memindahkan batu seberat itu dan sejauh itu ? Pertanyaan ini belum terjawab hingga saat ini.

Lalu, untuk apa mereka membuat patung itu ? Para ilmuwan saat ini hanya bisa mempercayai legenda penduduk lokal mengenai tujuan pembuatan patung-patung itu. Seorang arkeolog bernama Sergio Rapu menemukan bahwa nama moai berarti “wajah hidup leluhur kami” dan ia juga menemukan bahwa pada awalnya patung-patung itu memiliki mata. Ia percaya bahwa para penduduk membangun patung itu sebagai pemujaan kepada leluhur mereka. Wajah patung yang membelakangi lautan dan menghadap perkampungan dipercaya sebagai cara leluhur mereka melindungi dan menjaga para penduduk pulau it

Tidak ada komentar:

flag

free counters

Follower