Moai telah menimbulkan rasa ingin tahu sejak penemuannya pertama kali pada tahun 1722. Tidak ada satupun patung itu yang berdiri ketika para ilmuwan tiba di tempat itu. Patung-patung yang berdiri saat ini adalah hasil perbaikan dan penyusunan yang dilakukan oleh para ilmuwan. Pertanyaannya adalah, bagaimana caranya sebuah lingkungan masyarakat jaman batu membuat, mengukir dan memindahkan patung-patung itu ke tempatnya ? dan untuk apa ?
Saat ini kita dapat menemukan 900 moai di seluruh pulau paskah dengan tahapan konstruksi yang berbeda-beda. Beberapa patung memiliki berat hingga 80 ton masing-masing, dua kali lipat dari sebongkah batu Stonehenge di Inggris. Dan luar biasanya, tempat berdirinya patung itu berjarak sekitar 16 km dari tempat asal batu itu diambil. Bagaimana mereka memindahkan batu seberat itu dan sejauh itu ? Pertanyaan ini belum terjawab hingga saat ini.
Senin, 03 Agustus 2009
easter island: bagaimana cara membuat patung moai?
hubungan atlantis dan lemuria
SELAIN Atlantis, ternyata masih ada peradaban serupa yang diduga
mengalami nasib yang sama dengan Atlantis. Lemuria atau Mu merupakan
peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban Atlantis.
Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode
75.000 SM – 11.000 SM. Jika dilihat dari periode itu, Bangsa Atlantis
dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun
lamanya. Gagasan Benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding
peradaban Atlantis dan Mesir Kuno dapat diperoleh penjelasannya dari
sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908),seorang peneliti dan
penulis pada abad ke -19 yang mengadakan penelitian terhadap situs2
purbakala peninggalan Bangsa Maya di Yucatan.

Informasi tersebut diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan
beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya. Dari hasil
terjemahan,diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa
Bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang
mereka (Atlantis). Namun dikatakan juga,bahwa mereka pernah hidup dalam
periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan
air bah dasyat meluluh lantahkan dan menenggelamkan kedua peradaban
maju masa silam tersebut.

Hingga saat ini,letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi
sebuah kontroversi,namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa
teori yang dikemukakan oleh para peneliti,kemungkinan besar peradaban
tersebut berlokasi di Samudera Pasifik (disekitar Indonesia sekarang).
Banyak arkeolog mempercayai bahwa Easter Island atau Pulau Paskah yang
misterius itu merupakan bagian dari Benua Lemuria. Hal ini jika
dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan
beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artifak yang mengacu
pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam.
Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap di
pulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu
kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur
diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat (tsunami),namun
sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat
peperangan. Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan
peradaban Atlantis,memiliki tanah yang subur,masyarakat yang makmur dan
penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam.
faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi
Bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang
maju dan memiliki banyak ahli atau ilmuwan yang dapat menciptakan suatu
trobosan baru dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi mereka. Seperti
banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi ,bahwa
bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam
kehidupan mereka.

Edgar Cayce,Seorang spiritualis Amerika melalui ilmu cenayangnya
berkali-kali mengungkapkan hal yang sama. Kuil-kuil Lemuria dan
Atlantis menempatkan sebuah kristal generator raksasa yang dikelilingi
kristal-kristal lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna berbagai
penyembuhan. Banyak info mengenai Atlantis dan lemurian diperoleh
dengan men-channel kristal-kristal 'old soul' yang pernah digunakan
pada kedua jaman ini. Beberapa monumen batu misterius berhasil
ditemukan di bawah perairan Yonaguni,Jepang. Mungkinkah monumen-monumen
itu merupakan sisa-sisa dari peradaban Lemuria
Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan
fisik,teknologi dan gemar berperang, bangsa Lemuria justru dipercaya
sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang
tinggi, sangat damai dan bermoral. Menurut Edgar Cayce,munculnya
Atlantis sebagai suatu peradaban super power pada saat itu (kalau
sekarang mirip Amerika Serikat begitulah) membuat mereka sangat ingin
menaklukkan bangsa-bangsa di dunia,diantaranya Yunani dan Lemuria yang
dipandang oleh para Atlantean sebagai peradaban yang kuat.
Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang
baik,invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan.
Karena sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep
perdamaian,mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih
bangsa Atlantean, sehingga dalam sekejap,Lemuria pun jatuh ke tangan
Atlantis. Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak,ahirnya
banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet
lain yang memiliki karakteristik mirip bumi,mungkin keberadaan mereka
saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka
tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades).

Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalkan bumi untuk menetap di
planet lain ini sedikit tidak masuk akal,tapi perlu kita ketahui bahwa
teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju,penguasaan teknologi
penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka realisasikan di
jauh-jauh hari.Tentunya penguasaan teknologi yang sama pada era
peradaban kita ini, belum bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi
yang mereka ciptakan. Dari sekelumit kisah yang diuraikan, dapat
ditarik kesimpulan bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa
bumi dan air bah seperti yang dialami oleh para Atlantean,namun karena
peranglah yang membuat sebagain dari mereka berguguran.
Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis,otomatis wilayah
Lemuria dikuasai oleh para Atlantean, sampai saat ahirnya daratan itu
diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya
bersama beberapa daratan lainnya,termasuk diantaranya Atlantis itu
sendiri.
mengalami nasib yang sama dengan Atlantis. Lemuria atau Mu merupakan
peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban Atlantis.
Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode
75.000 SM – 11.000 SM. Jika dilihat dari periode itu, Bangsa Atlantis
dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun
lamanya. Gagasan Benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding
peradaban Atlantis dan Mesir Kuno dapat diperoleh penjelasannya dari
sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908),seorang peneliti dan
penulis pada abad ke -19 yang mengadakan penelitian terhadap situs2
purbakala peninggalan Bangsa Maya di Yucatan.

Informasi tersebut diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan
beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya. Dari hasil
terjemahan,diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa
Bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang
mereka (Atlantis). Namun dikatakan juga,bahwa mereka pernah hidup dalam
periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan
air bah dasyat meluluh lantahkan dan menenggelamkan kedua peradaban
maju masa silam tersebut.

Hingga saat ini,letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi
sebuah kontroversi,namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa
teori yang dikemukakan oleh para peneliti,kemungkinan besar peradaban
tersebut berlokasi di Samudera Pasifik (disekitar Indonesia sekarang).
Banyak arkeolog mempercayai bahwa Easter Island atau Pulau Paskah yang
misterius itu merupakan bagian dari Benua Lemuria. Hal ini jika
dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan
beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artifak yang mengacu
pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam.
Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap di
pulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu
kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur
diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat (tsunami),namun
sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat
peperangan. Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan
peradaban Atlantis,memiliki tanah yang subur,masyarakat yang makmur dan
penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam.
faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi
Bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang
maju dan memiliki banyak ahli atau ilmuwan yang dapat menciptakan suatu
trobosan baru dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi mereka. Seperti
banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi ,bahwa
bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam
kehidupan mereka.


Edgar Cayce,Seorang spiritualis Amerika melalui ilmu cenayangnya
berkali-kali mengungkapkan hal yang sama. Kuil-kuil Lemuria dan
Atlantis menempatkan sebuah kristal generator raksasa yang dikelilingi
kristal-kristal lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna berbagai
penyembuhan. Banyak info mengenai Atlantis dan lemurian diperoleh
dengan men-channel kristal-kristal 'old soul' yang pernah digunakan
pada kedua jaman ini. Beberapa monumen batu misterius berhasil
ditemukan di bawah perairan Yonaguni,Jepang. Mungkinkah monumen-monumen
itu merupakan sisa-sisa dari peradaban Lemuria
Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan
fisik,teknologi dan gemar berperang, bangsa Lemuria justru dipercaya
sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang
tinggi, sangat damai dan bermoral. Menurut Edgar Cayce,munculnya
Atlantis sebagai suatu peradaban super power pada saat itu (kalau
sekarang mirip Amerika Serikat begitulah) membuat mereka sangat ingin
menaklukkan bangsa-bangsa di dunia,diantaranya Yunani dan Lemuria yang
dipandang oleh para Atlantean sebagai peradaban yang kuat.
Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang
baik,invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan.
Karena sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep
perdamaian,mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih
bangsa Atlantean, sehingga dalam sekejap,Lemuria pun jatuh ke tangan
Atlantis. Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak,ahirnya
banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet
lain yang memiliki karakteristik mirip bumi,mungkin keberadaan mereka
saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka
tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades).

Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalkan bumi untuk menetap di
planet lain ini sedikit tidak masuk akal,tapi perlu kita ketahui bahwa
teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju,penguasaan teknologi
penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka realisasikan di
jauh-jauh hari.Tentunya penguasaan teknologi yang sama pada era
peradaban kita ini, belum bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi
yang mereka ciptakan. Dari sekelumit kisah yang diuraikan, dapat
ditarik kesimpulan bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa
bumi dan air bah seperti yang dialami oleh para Atlantean,namun karena
peranglah yang membuat sebagain dari mereka berguguran.
Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis,otomatis wilayah
Lemuria dikuasai oleh para Atlantean, sampai saat ahirnya daratan itu
diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya
bersama beberapa daratan lainnya,termasuk diantaranya Atlantis itu
sendiri.
pengertian PERANG
Perang adalah sebuah aksi fisik dan non fisik antara dua kelompok atau lebih untuk melakukan dominasi di wilayah yang dipertentangkan. Perang secara purba di maknai sebagai pertikaian bersenjata, di era modern, perang lebih mengarah pada superioritas teknologi dan industri, hal ini tercermin dari doktrin angkatan perangnya seperti "Barang siapa menguasai ketinggian maka menguasai dunia", hal ini menunjukkan bahwa penguasaan atas ketinggian harus dicapai oleh teknologi. Namun kata Perang tidak lagi berperan sebagai kata kerja, namun sudah bergeser pada kata sifat, yang mempopulerkan hal ini adalah para jurnalis, sehingga lambat laun pergeseran ini mendapatkan posisinya, namun secara umum perang berarti "pertentangan".
PENYEBAB TERJADINYA PERANG
PENYEBAB TERJADINYA PERANG
Secara spesifik dan wilayah filosofis, perang merupakan turunan sifat dasar manusia yang tetap sampai sekarang memelihara dominasi dan persaingan sebagai sarana memperkuat eksistensi diri. Dengan mulai secara psikologis dan fisik. Dengan melibatkan diri sendiri dan orang lain, baik secara kelompok atau bukan. perang dapat mengakibatkan kesedihan dan kemiskinan yang berkepanjangan. sebagai contah perang dunia yang mengakibatkan hialngnya nyawa beratus-ratus orang dijepang dan tentu saja hal ini mengakibatkan kesedihan mendalam dalam diri masyarakat Jepang.
Penyebab terjadinya perang di antaranya adalah:
Langganan:
Postingan (Atom)